Pages

Minggu, 31 Desember 2017

Selamat Datang 2018!

#2017bestnine instagramku; @raystevonz


Sampai jumpa 2017, selamat datang 2018

Beberapa jam lagi, kita akan mengucapkan selamat tinggal kepada tahun 2017 dan selamat datang kepada tahun 2018. Bagaimana 2017mu? apakah sesuai dengan harapan? apakah yang diresolusikan terealisasi? Mari berefleksi secara pribadi.

Tahun 2017 ini penuh dengan warna untuk saya. Ada hal yang tercapai, belum tercapai, bahkan yang tidak terduga. Tahun ini, saya berhasil menurunkan berat badan, haha. Dari berat sekitar 96an Kg menjadi 70an Kg (dengan cara berolahraga dan menjaga pola makan tentunya). Saya berharap, semoga di tahun 2018 berat badan saya dapat terus stabil, mengingat tantangan dan godaan di Jakarta lumayan banyak, haha. 2017 status jomblo saya masih bertahan. Semoga di tahun 2018, status saya berubah menjadi "in a relationship with.." amiin. Hal yang tidak terduga juga terjadi kepada saya di tahun 2017 ini. Tanpa ada tanda-tanda, saya dimutasi dari wilayah kerja Cirebon ke Jakarta. Melepaskan rasa nyaman, dan beradaptasi terhadap berbagai macam hal dan aksi. Syukurnya, saya mendapatkan pengalaman-pengalaman dan teman-teman serta sahabat yang membuat saya merasa mampu menjalani hidup di Jakarta (walaupun tantangan pasti selalu ada).

2017 saya salah satunya juga dapat dipresentasikan melalui #2017bestnine instagram saya. 2017 saya secara garis besar berbicara tentang me, friends, friendship, and family. Itulah hal-hal yang membuat 2017 saya sangat menarik dan berwarna. Bagaimana dengan kalian?

Sampai jumpa 2017, terimakasih atas setiap hal yang baik. Biarlah hal-hal yang buruk kita tinggalkan, dan hal-hal baik kita tingkatkan di tahun 2018. Selamat datang 2018, be nice to me, ok.

Salam sukses untuk kita semua di 2018. God bless us all, amen.

Sabtu, 30 Desember 2017

The Greatest Showman; Rekomendasi Film untuk Keluarga di Akhir Tahun Ini

Poster Film The Greatest Showman. Tayang Lebih Awal di Indonesia
Sumber: Google

"The best kind of art, the purest kind, is the art that makes people happy"


Awalnya saya kira film ini tayang di CGV PVJ Bandung Pukul 10.30. Ternyata saya salah lihat di CGV mana film ini ditayangkan. Saya baru sadar ketika saya sampai di CGV PVJ dan pesan tiket. Kata petugasnya film ini tidak tayang di situ. Tengsin sih, tapi ya gimana lagi hahaha. By the way,  CGV PVJ seperti ini penampakannya:

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV PVJ Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.
Ternyata setelah saya cek lagi, filmnya tayang di CGV BEC Bandung. Berkat bantuan pengemudi Go-Jek, sampailah saya di BEC, langsung ke CGV, mesan tiket, dan bisa nonton ini film tepat waktu. Penampakan CGV BEC Bandung:

CGV BEC Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV BEC Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV BEC Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV BEC Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV BEC Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

CGV BEC Bandung. Dari Kamera Handphone Saya.

Tiketnya.
Film ini bercerita tentang seorang anak laki-laki kecil miskin yang jatuh cinta kepada seorang anak gadis kaya, namun orang tua si kaya tidak suka kalau si anak miskin bersama-sama dengan si anak kaya. Namun, karena mereka saling mencintai, akhirnya mereka menikah walaupun ayah si anak kaya sangat menentang hal ini. Walaupun kaya, wanita ini tidak mengharapkan hal yang muluk-muluk dari si pria miskin. Dia hanya mengharapkan cinta yang abadi dan si pria selalu mengingat dia dan kedua anak perempuan mereka. Namun, karena si pria merasa wajib menyenangkan hati istri dan anak-anaknya dengan cara menghasilkan uang yang banyak, maka si pria membuka pertunjukan sirkus yang isinya adalah orang-orang yang dianggap aneh oleh masyarakat pada saat itu. Dari situlah berbagai macam hal terjadi.

Saya secara pribadi menyukai film ini. Selain karena saya adalah penggemar film musikal, film ini juga menyajikan kisah atau alur cerita yang cukup relatable kepada sebagian besar kita. Tentang bagaimana usaha seseorang membuktikan diri kepada dunia. Tentang bagaimana sebagian besar kita mengira harta yang melimpah adalah kebahagiaan yang utama, dan lain sebagainya. Lagu-lagu yang ada di dalam film ini juga sangat kekinian dan ringan serta sangat membantu kita mengikuti dan memahami alur cerita yang ada. Ditambah lagi para pemeran dalam film ini ada para aktor dan aktris yang sudah tidak usah dipertanyakan lagi.

Ketika saya menonton film ini, ada beberapa pesan moral yang saya dapatkan. Pertama, berdamai dengan diri sendiri, menerima kukurangan diri sendiri dapat membuat kita melihat dunia dengan sisi yang berbeda, tidak hanya bagian negatifnya saja. Kedua, percaya diri itu penting. kalau kita punya talenta, gunakanlah talenta yang ada itu, karena pasti ada orang-orang yang akan bahagia dengan kehadiran dan talenta kita. Ketiga, kita tidak bisa membahagian semua otang dan semua orang belum tentu juga cocok sama kita. Jadi, pro dan kontra itu adalah hal yang lumrah. Sekarang bagaimana pola pikir, dan sikap kita untuk merespon dan menghadapi hal-hal tersebut. Yang terakhir; keluarga, sahabat, dan cinta itu yang penting, karena itu adalah salah satu sumber kebahagiaan yang hakiki. Percuma kerja keras cari uang yang banyak, jikalau suatu saat kamu jatuh, namun tidak ada orang yang ada untukmu.

Secara pribadi saya suka dan merekomendasikan film ini untuk ditonton sendiri, dengan pasangan, dengan teman, atau bahkan keluarga. Selamat menonton! :}

Kebun Begonia Lembang

Kebun Begonia Lembang
Sumber: Kamera Handphone Saya.
Tiket Masuk.
Sumber: Kamera Handphone Saya.
Jadi, kemarin pas dalam perjalanan menuju Maribaya, kami (saya dan adik saya) melewati tempat ini. Karena penasaran, setelah dari Maribaya, mampirlah kami ke tempat ini. Setelah parkir motor, kami membeli tiket masuk seharga Rp 15.000 per orang. Setelah membeli tiket masuk, orang tiketnya bertanya ke kami apakah kami membawa kamera. Alasan mereka menanyakan itu ternyata karena jika kita membawa kamera (selain kamera handphone tentunya), maka akan dikenakan biaya lagi Rp 50.000. Saya juga memerharikan di bagian pembelian tiket masuk, ada tulisan paket foto pre wedding Rp 300.000. Namun, saya kurang paham apakah itu paket yang disediakan oleh pengelola tempat ini, atau ketika ada pasangan yang ingin masuk untuk foto pre wedding di tempat ini, mereka harus bayar sesuai dengan biaya. Entahlah.

Intinya sih, tempat ini isinya hanya bunga-bunga saja. Seperti taman gitu. Kalau mau menenangkan pikiran dengan melihat yang indah-indah dan mau foto-foto mungkin tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi untuk mengisi liburanmu di Bandung. Ini nih, penampakannya:











Selamat berlibur.