FRIENDS. Acara televisi yang satu ini tidak pernah lekang oleh waktu. Acara yang dimulai pada tahun ketika aku lahir ini masih tetap menunjukkan gaungnya walaupun acaranya telah berakhir sekitar dekade lalu. Sebuah sitkom yang menceritakan tentang persahabatan 6 pemuda dengan segala lika-liku kehidupan dan kelucuan yang muncul dari perjalanan kehidupan itu. Ngga pernah bosen deh nontonnya. Pasti ngakak liatnya ^_^
Soundtarck sitkomnya juga enak didengar. Lagu I'll Be There For You yang dipopulerkan oleh The Rembrants menjadi opening theme disetiap episodenya. Liriknya yang catchy dan melodinya yang sederhana tapi "manis" membuat telinga kita tidak pernah bosan untuk mendengarnya. terpikir sebuah ide agar aku meng cover lagu ini apa adanya. Maka terciptalah coveran lagu I'll Be There For You nya The Rembrants oleh Saya, hha.. maaf kalau suara saya biasa-biasa saja. Ini adalah salah satu bentuk rasa cinta seorang penggemar terhadap acara tv dan soundtrack yang disukainya. Udah ada di YouTube loh.. ^_^
Boyce Avenue adalah grup yang mengkover lagu-lagu hit dari para musisi barat sana. Banyak lagu-lagu koveran mereka yang untukku secara pribadi enak didengar karena hanya menggunakan instrumen akustik. Salah satu koveran lagu terbaru mereka adalah Mirrors yang dipopulerkan oleh Justin Timberlake. Dalam projek ini, Boyce Avenue juga berkolaborasi dengan salah satu finalis X Factor USA tahun lalu yakni Fifth Harmony.
"But time makes you bolder, children get older, and I'm getting older too"
Itu adalah sepenggal lirik dari lagu yang berjudul Lanslide yang dibawakan oleh grup musik country yang bernama Dixie Chicks. Well, awalnya aku mendengar lagu itu di sebuah serial yang berjudul Glee. Mengapa lagu itu berhasil membuatku "feeling blue" karena walau secara sederhana lagu itu hanya diiringi dengan petikan gitar yang merdu dan sendu ditambah dengan sentuhan gaya musik country yang lembut, lagu itu tidak sesederhana yang dibayangkan karena liriknya serta makna dari lirik itu. Bagiku, sebuah lagu yang baik dan bagus bukan hanya dilihat dari bagaimana musik itu ditampilkan, namun juga berhubungan dengan lirik dan makna dari lagu itu, serta apakah lagu itu berhasil mewakili beberapa "kisah" yang pernah, sedang, terjadi dalam kehidupan kita.
Lagu ini bercerita tentang seseorang yang menanyakan tentang apa makna cinta yang sebenarnya, tentang seseorang yang telah melakukan banyak sekali hal di dalam hidupnya, namun pada satu momen, dia tersentak karena dia telah menyadari bahwa ada sesuatu yang kurang, sesuatu hal yang belum dimilikinya. Cinta.
"Oh, mirror in the sky, what is love? Can the child within my heart rise above? Can I sail through the changing ocean tides? Can I handle the season of my life?"
Ketika membaca sepenggal lirik itu, dadaku tiba-tiba berdebar dengan cepat. Apa itu cinta? sekarang aku sudah hampir berkepala dua dan apakah aku sudah mengalami sebuah kisah bersama cinta? Apakah aku sudah merasakan cinta yang sesungguhnya? Belum. aku bahkan belum pernah berhubungan dengan seseorang dalam "cinta" itu. Dulu, aku berkata bahwa, hidup sendiri adalah hidup mandiri, hidup yang tidak merepotkan dan menyenangkan. Seiring berjalannya waktu, pikiran kekanak-kanakan itu kian pudar. Kini, aku menyadari bertapa pentingnya seorang pasangan atau merasakan bagaimana rasanya memiliki pasangan dalam hidup. Aku tidak berbicara tentang pernikahan, namun aku lebih berbicara tentang suatu hal yang lebih sederhana namun penting, yaitu seorang pasangan atau "teman sangat dekat" yang mengisi hidup kita, yang ada ketika kita membutuhkannya, dan menyapa kita setiap hari dengan senyuman, atau mengirimkan kata-kata penghiburan atau motivasi yang bisa memberikan kita semangat dalam menjalani hari.
"Well, I've been affraid of changing, 'cause I built my life arround you. But time makes you bolder, children get older, and I'm getting older too"
Aku sadar, bahwa sudah saatnya, sudah waktunya untuk mencari dan mendapatkan apa yang kita cari itu. Suatu hal yang kosong jika ada yang mengatakan cinta itu akan datang dengan sendirinya. Teman, cinta itu tidak datang seperti durian runtuh. Cinta itu akan datang ketika kita berusaha mencari jejaknya. Siapapun kita, apapun orientasi seksnya, normal, gay, lesbian, carilah dan dapatkan cintamu. Aku tau, walau sejauh ini aku belum merasakannya, perasaan yang dirasakan ketika kita sudah menemukan cinta itu adala sebuah perasaan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, hanya bisa dirasakan. Perasaan itu bahkan tidak bisa disamakan dengan perasaan seorang anak kecil ketika dia mendapatkan permennya.
Waktu juga terus berjalan. Ada saatnya nanti kita memikirkan hal-hal yang lebih rumit daripada hal-hal yang kita pikirkan sekarang. Ada saatnya nanti kita berdecak kagum ketika kita melihat seorang anak kecil yang lucu dan rapuh telah menjadi sesosok remaja yang cantik dan menarik. Ada saatnya nanti kita mengingat masa lalu dan menjadi mengharu biru ketika melihat sebuah hal telah berbeda dengan apa yang kita lihat dulu. Dan sekarang, sudah saatnya bagi kita untuk mencari cinta itu, karena ada saatnya nanti kita menyadari bahwa kita membutuhkan seseorang, seseorang yang tepat yang mengisi sebuah tempat yang kosong yang ada dalam suatu tempat di diri kita, yang bahkan tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, hanya bisa dirasakan.